Apakah telat haid dapat menjadikan pertanda adanya kehamilan?

Tanda yang sering tidak disadari ketika sedang hamil adalah telat haid. Biasanya yang belum pernah mengalami hal tersebut akan terlontarkan kata waktu telatnya datang bulan. 

Nah, agar Anda mendapatkan informasinya dengan jelas. Segera simak penjelasannya berikut agar mendapatkan pencerahan.

 

Periode dalam telat haid yang terjadi

Kondisi normal yang terjadi ketika haid adalah periode dimana haid hingga sehari sebelum hari dalam awal haid di bulan selanjutnya. Datangnya bulan yang normal biasanya berkisar sekitar 28 hari yang dimulai dari 21 hingga 35 hari.

Dapat terjadi haid dalam waktu pendek atau panjang. Sedangkan, untuk haid yang normal umumnya terjadi hingga 3 sampai 5 hari. 

Untuk setiap wanita mengalami siklus haid yang berbeda. Mengapa setiap wanita mengalami siklus haid yang berbeda? Sebab semua itu tergantung pada kondisi psikis dan pola makan wanita tersebut. Lalu kapankah telat haid yang dapat dijadikan pertanda adanya kehamilan?

Ciri awal kehamilan

Wanita yang sedang mengalami telat haid identik dengan tanda adanya kehamilan. Apabila setiap wanita mengerti rutinitas haid setiap bulannya.

Haid akan dengan mudah diketahui, apabila mengalami datang bulan yang tak kunjung tiba. Dapat dipastikan, wanita tersebut sedang hamil.

Sebagian besar orang berpedoman pada terlambat datang bulan yang tidak sesuai dengan tanggal dapat dipastikan bahwa telah terjadi kehamilan. Namun, untuk lebih jelasnya sebaiknya Anda mengecek menggunakan tes kehamilan. 

Adanya Hubungan Suami Istri

Perlu Anda ketahui bahwa apabila Anda telah melakukan hubungan suami istri tanpa menggunakan alat pengaman. Contohnya adalah ketika masa haid sebanyak 28 hari pada setiap bulan. 

Akan tetapi, di hari ke-33 tidak segera mengalami datang bulan. Anda harus curiga akan adanya tanda bahwa sedang hamil. 

Keadaan Psikis Yang Labil

Kasus lain menyebutkan bahwa Adanya keterlambatan datang bulan dapat dipastikan telah mengalami tertekan yang berlebihan. Kondisi ini dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami terlambat datang bulan.

Yang harus diperhatikan ketika mengalami telat haid

Seorang wanita harus mengetahui apabila telat haid yang merupakan tanda adanya kehamilan. Biasanya tubuh seorang wanita akan mengalami perubahan dengan tidak mengalami haid. 

Kemudian disertai dengan berbagai macam gejala yang biasa terjadi pada wanita hamil seperti:

Wanita hamil Biasanya akan mengalami perut kram

Apabila telah berhasil dibuahi maka perut akan mengalami kram. Itulah tanda awal dari sebuah kehamilan, kemudian seorang wanita akan mengalami rasa tidak nyaman pada perut. 

Pasti mereka akan mengira bahwa gejala tersebut adalah nyeri haid yang akan dialami ketika menstruasi. Namun, apabila datang bulan tidak segera datang dapat dipastikan Anda telah hamil bersegeralah untuk cek kehamilan.

Buah dada terasa sangat kencang

Pada usia kehamilan yang semakin membesar.  Buah dada akan semakin nyeri dan kencang. 

Selain itu, tubuh akan mengalami perubahan. Salah satu perubahan tersebut adalah memproduksi estrogen dan progesteron lebih banyak. 

Kejadian ini disebabkan karena hormon tersebut merupakan pendukung perkembangan bayi di dalam rahim seorang ibu. Hasilnya payudara akan mengalami pertumbuhan yang besar dan kencang karena aliran darah di area tersebut. 

Selain pembesaran payudara maka puting susu tersebut akan mengalami warna hitam atau lebih gelap. Nah, menstruasi apakah Anda mengalami hal demikian? 

Badan akan tidak nyaman

Seorang wanita yang telat haid akan membuat tubuh menjadi lebih sering capek. Apalagi jika sudah mengalami positif hamil. 

Biasanya akan mengalami mual, lelah buang air kecil hingga tidak nafsu untuk makan. Hal ini sering kali dianggap sebagai ciri-ciri dari masuk angin.

 

Itulah beberapa tanda telat haid yang harus Anda ketahui sebagai seorang wanita. Dengan demikian Anda akan mengetahui kapan waktu bahwa sedang mengalami hamil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.