CARA Cek Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 22 di www.prakerja.go.id atau SMS Pemberitahuan

Berikut cara cek hasil seleksi Kartu Prakerja Gelombang 22 melalui www.prakerja.go.id . Selain itu, peserta juga dapat melihat hasilnya melalui SMS pemberitahuan. Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 22 telah ditutup, Rabu (27/10/2021) pukul 23.59 WIB.

Hal tersebut diinformasikan melaluiakun Instagram resmi Kartu Prakerja @prakerja.go.id . "Sobat Prakerja, Gelombang 22 akan ditutup pada hari Rabu, tanggal 27 Oktober 2021, pukul 23.59 WIB. Notifikasi hasil seleksi akan tampil di dashboard Kartu Prakerja. Sobat bisa cek secara berkala." tulis keterangan postingan Instagram @prakerja.go.id .

Head of Communications Manajemen Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, gelombang 22 ini adalah gelombang pemulihan di semester 2 tahun 2021 dengan memanfaatkan kepesertaan yang dicabut dari gelombang 18 hingga gelombang 21. "Kuotanya sekitar 46 ribu," kata Louisa. "Gelombang 22 ini juga menjadi penutup rangkaian penerimaan di program Kartu Prakerja," terangnya.

Lantas, bagaimana cara cek hasil seleksi program Kartu Prakerja? Pendaftar yang lolos akan menerima SMS pemberitahuan ke nomor terdaftar pada akun Prakerja. Pastikan Anda menggunakan nomor HP yang terdaftar atau minimal nomor HP harus aktif.

Sementara bagi peserta yang tidak lolos, mereka tidak akan mendapatkan SMS pemberitahuan. Cek lolos atau tidak di seleksi Kartu Prakerja gelombang 22 juga dapat dilakukan melalui dashboard akun Kartu Prakerja di . Kemudian, cek di dashboard akun Kartu Prakerja.

Jika waktu pengumuman seleksi Gelombang telah tiba, pendaftar bisa login ke akun Kartu Prakerja di , lalu cek dashboard akun Kartu Prakerja ( dashboard Kartu Prakerja). Selain itu, pendaftar juga dapat melihat nomor Kartu Prakerja dan status saldo pada dashboard akun tersebut. Namun, jika tidak lolos, pendaftar akan mendapatkan notifikasi pada dasboard akun Kartu Prakerja.

Jika tidak lolos, akan ada notifikasi "Tidak Lolos" pada dashboard akun Kartu Prakerja, dan pendaftar tidak perlu memasukkan semua data lagi untuk pendaftaran ulang. Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan beberapa ketentuan serta beberapa kriteria untuk masyarakat yang bisa lolos sebagai peserta Kartu Prakerja. Orang yang sudah menjadi peserta di periode sebelumnya tidak bisa kembali mendaftar di gelombang selanjutnya.

Berikut daftar orang yang tidak bisa menjadi peserta Kartu Prakerja: 1. Pejabat Negara; 2. Pimpinan dan Anggota DPR/DPRD;

3. Aparatur Sipil Negara; 4. Prajurit Tentara Nasional Indonesia; 5. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;

6. Kepala Desa dan perangkat desa; 7. Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas pada BUMD atau BUMN; 8. Tidak sedang menerima bantuan lain dari pemerintah yakni bansos Kemensos (DTKS), penerima BSU atau BPUM atau penerima Kartu Prakerja 2020.

1. Cek dashboard akun Prakerja untuk memastikan dana pelatihan sudah tersedia; 2. Bandingkan pelatihan di Bukalapak, Mau Belajar Apa, Pintaria, Pijar Mahir, Sisnaker, Sekolahmu, atau Tokopedia; 3. Tonton video tentang Kartu Prakerja yang ada di dashboard sebelum membeli pelatihan pertama;

4. Pilih pelatihan sesuai kebutuhanmu; 5. Beli pelatihan dan bayar dengan Nomor Kartu Prakerja; 6. Batas waktu pembelian pelatihan adalah 30 hari sejak menerima SMS pengumuman.

Bila lewat dari waktu tersebut, maka kepesertaan akan dicabut Namun sebelumnya, Anda dapat mengecek dashboard akun Prakerja di www.prakerja.go.id untuk memastikan dana pelatihan sudah tersedia. Nantinya, dana tersebut dapat digunakan untuk membeli pelatihan.

Dikutip dari prakerja.go.id , program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan. Kartu Prakerja tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, tetapi juga untuk pekerja/buruh yang terkena PHK dan pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil. Tujuan dari program Kartu Prakerja ini adalah untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *